Rabu, 24 Maret 2021

Pola Double Top dan Double Bottom adalah

 Pola Double Top dan Double Bottom adalah pola pembalikan. Double top menandakan harga tidak lagi reli, dan bahwa harga yang lebih rendah berpotensi datang. Double bottom mengindikasikan harga tidak lagi jatuh, dan harga sedang menuju area lebih tinggi.

Pola Double Top

Bentuk double top terjadi ketika harga membuat tinggi dalam tren naik, dan kemudian menarik kembali. Pada reli berikutnya, harga mencapai puncaknya dekat tertinggi sebelumnya, dan kemudian jatuh di bawah pullback low. Ini disebut double top karena harga memuncak di area yang sama dua kali, tidak dapat bergerak di atas area resistance itu.

Pola ini selesai — pedagang dapat mengambil posisi sell atau keluar dari posisi buy — ketika harga turun di bawah pullback low. Misalnya, jika harga mencapai tertinggi $ 50, menarik kembali ke $ 47, rally ke $ 50,05, dan kemudian turun kembali di bawah $ 47, polanya selesai dan itu bisa menunjukkan bahwa harga akan terus turun.

Contoh pola double top saham

pola double top saham

Untuk tujuan perdagangan, posisi sell dapat dimulai ketika pola selesai. Dianjurkan untuk tidak membeli saham, karena harga bisa turun lebih jauh. Stop loss pada posisi jual ditempatkan di atas puncak terbaru, atau di atas ayunan tinggi terbaru dalam pola.

Target Harga Double Top

Estimasi penurunan sama dengan ketinggian pola yang dikurangi dari titik breakout. Jika pola tinggi adalah $ 50,05 dan pullback low adalah $ 47, ketika harga tembus di bawah $ 47, kurangi $ 3,05 dari $ 47 untuk mendapatkan target $ 43,95.

contoh target harga pola double top saham
target harga pola double top saham

Alasan untuk pola double top adalah bahwa tren naik membuat harga tinggi swing lebih tinggi dan harga rendah swing lebih tinggi. Setelah pola selesai harga gagal membuat ayunan harga tinggi lebih tinggi, dan kemudian melanjutkan untuk membuat harga rendah baru dengan jatuh di bawah pullback rendah sebelumnya. Ini membuat tren yang sedang naik menjadi dipertanyakan, dan ada bukti awal tren turun.

Pola Double Bottom

Sebuah Double Bottom terbentuk ketika harga membuat harga rendah dalam tren turun, dan kemudian menarik kembali ke atas. Pada penurunan berikutnya, harga berhenti di dekat harga rendah sebelumnya, kemudian rally di atas harga tinggi pullback. Ini disebut double bottom karena harga macet di area yang sama dua kali, tidak bisa turun di bawah area support itu.

Pola ini selesai, dan pedagang dapat mengambil posisi buy, ketika harga rally kembali di atas pullback tinggi. Misalnya, jika harga turun menjadi $ 47, menarik kembali ke $ 50, turun menjadi $ 46,75, maka rally kembali di atas $ 50 menandakan bahwa harga akan terus bergerak lebih tinggi.


contoh pola double bottom saham
pola double bottom saham

Target Harga Double Bottom
Pola dapat mencakup harga yang besar atau area waktu, atau mungkin kecil, terjadi dengan cepat. Target harga menyesuaikan dengan ukuran pola. Pola yang lebih kecil memiliki target harga yang lebih kecil daripada pola besar. Target harga untuk double bottom mirip dengan double top, kecuali bahwa dengan double bottom ini kami menambahkan ketinggian pola titik breakout. Jika ketinggian pola adalah $ 3, tambahkan $ 3 ke titik breakout.

Pertimbangan Perdagangan

Tidak semua pedagang tertarik untuk mengambil posisi pada pola chart breakout. Meski begitu, pola double top (bottom) masih mengingatkan pedagang ketika mereka mungkin ingin mempertimbangkan kembali posisi beli (jual) mereka.

Target harga hanya perkiraan seberapa jauh harga bisa bergerak setelah penembusan. Harga mungkin tidak mencapai level target, itulah sebabnya stop loss digunakan, atau harga bisa jatuh jauh di bawah target.

Apa yang diberikan target adalah rasio imbalan: risiko, dan itulah salah satu kekurangan dari pola ini. Target harga dan stop loss didasarkan pada ketinggian pola. Ini berarti keuntungan dan risikonya kira-kira sama. Biasanya, pedagang profesional lebih memilih perdagangan di mana potensi keuntungannya besar daripada risikonya. Imbalan: risiko ditingkatkan jika stop loss ditempatkan di bawah tinggi pola topping atau di atas rendah dari pola bottoming, meskipun ini biasanya hanya akan menghasilkan reward: risiko 1:1 hingga 2:1.

Tidak semua pola perdagangan layak digunakan. Yang menawarkan reward lebih tinggi dibanding risiko, lebih disukai. Bahkan jika suatu pola tidak diperdagangkan, itu masih memberikan wawasan berharga ke arah jangka pendek harga.

Sabtu, 20 Maret 2021

Mengapa Anda Belum Profit Konsisten di Forex?

Menarik untuk mengutip tips trading forex dari seorang ibu dokter yang ternyata seorang trader forex juga. Di sebuah forum trader forex, beliau memberikan tips trading yang cukup baik untuk kita renungkan kembali.

Berikut tips yang dibagikan oleh dr. Marsasmita bagi para trader forex.

TIDAK BERMAKSUD APA APA, SAYA HANYA INGIN BERBAGI, TERLALU BANYAK HAL YANG HARUS KITA LURUSKAN DI BIDANG INI

MENGAPA SAMPAI DETIK INI ANDA BELUM BISA PROFIT KONSISTEN?
Saya ingin berbagi pengalaman dan pengamatan saya tentang dunia trading, dan mengapa bisa dikatakan 97 % orang tidak berhasil profit konsisten.

1. Sebaiknya evaluasi diri, anda mau fokus jadi marketing atau mau fokus jadi trader. Trader dan marketing itu dua sisi yang sangat berbeda, marketing ingin komisi banyak, nasabah banyak, dan jika dia dijanjikan margin drop oleh perusahaan tentu juga bahagia ketika anda mengalami kerugian. Kepentingan anda sebagai trader apa?
Jelas, profit konsisiten, bukan profit 300 % dalam 3 hari namun setelah itu margin call dan anda harus top up atau profit 300 % dalam 5 bulan tapi setelah itu hasil profit anda juga akhirnya harus habis buat top up dan endingnya anda tetap MC.
Profit konsisten yang saya maksud disini, anda bisa profit 100 % minimal dalam 1 tahun, tanpa top up karena kefloating dan selalu clear posisi, anda profit bukan karena faktor luck tapi karena faktor strategi.

Sekarang, anda tegas, mau fokus jadi marketing atau mau fokus jadi trader? Jangan marketing yang ngaku jadi trader, dan akhirnya tidak fokus, trading hancur, dan akhirnya nyari korban baru, minta anda tradingkan, post sana sini untuk menggaet mangsa baru. Jujurlah kalau anda marketing, karena jika anda menawarkan jasa dengan mengaku trader hebat maka anda tentu harus mampu berani memberikan password investor anda yang sudah profut konsisiten selama kurang lebih 1 tahun, dan itu atas nama anda sendiri, bukan akun orang lain.
Buat teman teman marketing, tetap semangat, jika anda profesional, jujur, gigih, dan anda komunikatif, saya yakin anda akan mendapatkan banyak sekali nasabah, jangan jadi marketing yang hanya berbicara untung, tapi sampaikan edukasi yang benar tentang trading. Orang cerdas dan pebisnis ulung itu tertarik trading bukan karena anda menjelaskan bgaimana mendapatkan keuntungan, tapi anda mahir dalam menjelaskan tentang managemen resiko, dari penjelasan yang anda berikan mampu masuk dilogika dia bahwa dia akan mampu mengatasi resiko dengan managemen resiko yang ada.

2. Anda sedang terjebak di fase pencarian jati diri, dan ini pernah saya alami. Fase ini akan menjadi sangat panjang, ketika anda tidak punya guru yang pernah terjebak di zona ini, dan guru anda berhasil keluar dari zona itu dan akhirnya bisa profit konsisten. Guru saya tejebak di zona pencarian jati diri itu hampir 5 tahun dan harus rugi sampai puluhan milyar, mengapa?
Beliau tidak punya guru, beliau mencari sendiri dan akhirnya banyak energi, banyak materi yang harus dikuras habis. Jika anda tidak bisa keluar dari zona ini, maka biasanya anda akan keluar dari bidang ini dan menebar kebencian diluar sana bahwa trading forex itu judi, untung untungan, spekulasi tinggi, haram, muak, anti, dan mungkin ada juga yang berakhir bunuh diri karena hutang terlalu banyak, dibenci keluarga, cerai sama istri, dan mungkin anda saat ini termasuk di zona ini. Lelah, pesimis, bingung?

Jangan bingung, kita evaluasi kenapa anda masih terjebak di zona ini. Saya berkaca dari pengalaman saya, dan mungkin ini juga terjadi pada anda. Di zona ini, saya pakai indikator banyak banget, sampai bingung sendiri, grafik saya penuh dengan indikator, saya pelajari semua indikator yang ditawarkan sama saya, ketika saya menggunakan satu indikator dan saya gagal profit, maka saya cari lagi indikator lain, dan endingnya saya semakin bingung, karena tidak ada satupun indikator yang selalu bisa buat saya profit.

Nah, guru saya juga mengalami hal yang sama pada saat berada di zona ini, tapi ada 1 indikator yang tidak pernah beliau lepaskan dari pertama kali beliau trading yaitu stochastik, bayangkan beliau meneliti indikator stochastik hampir 10 tahun, gimana gak mahir coba?
Dan saat ini, beliau, saya dan beberapa orang teman teman juga bisa buktikan profit konsisten hanya dengan 1 indikator, yaitu stochastik. Gila gak? Dan itu mudah banget, saya sampai kerasa gak percaya ketika pertama kali saya diajarkan metodenya, ternyata mudah banget. Mengapa mudah? Karena masa sulitnya sudah di alami guru saya, dan beliau sudah melakukan percobaan disemua produk yang ada di trading, dan cocoknya hanya di produk Crude Oil dengan indikator stochastik.

Nah, temen temen bagaimana? Sudah fokus 1 indikator? Atau grafiknya masih penuh dengan indikator? Atau masih nyari produk apa yang cocok? Mau berapa lama lagi anda terjebak di zona ini? Mau berapa banyak materi yang akan anda habiskan? Saran saya, fokuslah sama 1 indikator, pelajari semua polanya, bukan hanya pola pada saat kapan harus open posisi, tapi juga pada saat kapan harus menggunakan management resiko seperti everaging, dan yang terpenting anda tau pada saat kapan harus close posisi (untung banyak, untung sedikit atau rugi sedikit) mengapa harus ada rugi sedikit?
Agar anda tidak terjebak dari scalping berubah menjadi holding, atau bahasa sederhananya rencana jangka pendek berubah menjadi jangka panjang yang bukan karena terencana, tapi menahan posisi berhari hari, berminggu minggu, berbulan berbulan karena terjebak karena anda takut keluar rugi sedikit, untung dikit anda close rugi banyak anda pertahankan, semua posisi anda historynya biru atau profit tapi ada sedang holding beberapa posisi (floating) dan itu ruginya banyak banget dan dan endingnya akun anda hancur karena posisi anda yang kefloating tersebut, anda tidak bisa top up lagi, dan semua harapan ludes seketika. Anda stress? tapi kesalahan itu terus anda ulangi.

Kesimpulannya, jika scalping berubah menjadi holding, atau holding berubah menjadi sclaping maka berapapun dana anda pasti akan habis. Jika ingin keluar dari zona pencarian jati diri maka tentukan satu indikator yang paling anda kuasai, tentukan satu produk apa yang paling cocok dengan indikator itu, dan jangan scalping berubah menjadi holding, tentukan dengan tegas scalping (jangka pendek) atau holding (jangka panjang yang terencana), lalu tentukan skema yang kuat, misal seperti akun saya yang dari 2 januari 2019, dengan dana 10.000 usd saya hanya berani masuk 0.10 lot pertama open posisi, dan alhasil saya berhasil profit konsisten 200 % dalam 1,4 tahun, profit saya tidak ugal ugalan, sedikit tapi konsisten. Sedikitnya 200 % 1.4 tahun…lumayan buat gantiin cuti jaga saya di rumah sakit. Hehe

Saya dokter, saya trader, dan tujuan saya menulis ini karena saya ingin berbagi pengalaman saya, yang dulu juga pernah rugi konsisten. Buat temen temen trader tetap semangat, buat temen temen marketing tetap semangat, anda pasti bisa, semoga bisa dapat komisi banyak dan akhirnya bisa buktikan kalau anda juga jago trading dengan dana anda sendiri, bukan hanya jago teory, jago menilai, apa lagi hanya jago menguji. Perdebatan hebat dan tidaknya semua butuh pembuktian, dan pembuktian itu dilihat dari berani tidaknya anda memberikan login investor password anda minimal 1 tahun dan itu atas nama anda sendiri, dan dengan dana anda sendiri.

Ingin berkenalan dengan dokter cantik ini? Sambangi saja halaman facebooknya, tapi jangan aneh-aneh ya, sudah bersuami hehehehe….

Saran Trading Forex dari Pengalaman Dokter sekaligus Trader Forex

Di sebuah forum forex kami menemukan sebuah postingan menarik mengenai saran mindset yang benar mengenai dunia trading forex. Dan uniknya, saran tersebut diposting oleh seorang dokter cantik dan muda yang ketika kami cek profilnya bertugas di RS Sardjito Yogyakarta.




Dokter lulusan UGM ini memberikan saran trading forex bukan hanya bagi trader forex pemula, juga bahkan bagi para marketing forex. Saran yang dibagikan beliau berdasarkan pada pengalamannya sendiri selama berkutat dengan dunia trading forex.
Kami akan membagikan postingan beliau di artikel dibawah ini

Selamat siang temen temen trader. Perkenalkan nih, saya itha, saya dokter dan saya juga trader.

SEKEDAR SARAN BUAT TEMEN TEMEN MARKETING
mohon kasih promosinya tetap yang masuk akal, kita kasih edukasi yang baik tentang dunia trading yang sebenarnya, bukan pembodohan, bukan kebohongan, banyak kasus dan banyak korban dari marketing yang menghalalkan segala cara untuk closing, dan endingnya siapa yang jelek? Trading forex yang banyak orang yang akhirnya berfikir negatif. Padahal forexnya gak pernah salah, yang salah cara anda trading forex dan informasi yang didapat dari kalian yang mengaku konsultan, analis atau bahkan trader hebat.

SEKEDAR SARAN BUAT TEMEN TEMEN PEMULA
Jangan mau ditradingkan, anda harus belajar sendiri, resiko dan keuntungan anda tentukan sendiri, jadi anda gak akan nyalahin siapa siapa. Jangan tergiur sama trader yang ngaku hebat, ngaku punya indikator bagus, ngaku senior, ngaku profesional yang endingnya mengajak anda untuk ikut di brokernya, beli signalnya, beli robotnya atau mungkin menawarkan untuk mentradingkan dana anda,

Logikanya kalau dia trader hebat maka tentu dia udah tidak butuh orang lain, udah tidak butuh jual ini itu, udah gak butuh tradingkan dana orang kecuali dengan alasan benar benar membantu anda, tapi tetap hati hati karena pasti banyak yang akan datang pada anda mengaku ingin membantu, padahal andalah yang membantu mereka sebenarnya, membantu mereka untuk dapat komisi atau sharing profit dari dana anda.
Nah, boleh minta bantuan, tetapi dengan orang yang tepat, trader yang tepat, dia memang trader yang udah pernah rugi banyak bahkan mungkin puluhan milyar, dia berani bercerita apa adanya tentang trading yang sebenarnya, tapi dia juga berhasil membuktikan bahwa dia berhasil profit konsisten, dan berhasil tidaknya dia profit konsisten itu harus anda buktikan, bagaimana caranya?

Dia akan berani memberikan login dan investor password atas nama dia sendiri, bukan akunnya orang lain, tapi akun real dia sendiri dan dana dia sendiri, bukan dana orang lain. Dan setelah anda check akun hitorynya, ternyata bener dia bisa profit konsisten minimal 100 % 1 tahun, berarti dia memang hebat, dan ingat historynya clear posisi, tidak ada posisi yang floating, dan ingat itu history minimal 1 tahun terahir, bukan history 3 bulan apa lagi 1 hari.

SARAN BUAT TEMEN TEMEN YANG SELALU RUGI KONSISTEN
Jangan menyerah, karena memang trading itu adalah mesin pencetak uang terbaik didunia, tentu gak gampang untuk dapatkan ilmunya. Saya tau anda pasti penasaran, saya tau anda dendam, saya tau anda sedang brusaha untuk buktikan kekeluarga, teman, pasangan atau siapapun orang terdekat anda bahwa anda bisa menjadi kaya dengan trading, yang mungkin saat ini anda sedang di hina, di cibir, dibully sama lingkungan sekitar dan mengangap trading yang anda jalankan saat ini hoax, penipuan, judi, sepekulasi dsb.
Jangan sakit hati, tetap tegar, semua itu wajar, karena memang anda belum berhasil membuktikan dan mungkin mereka tau anda punya banyak hutang dan justru jual aset karena trading, jangan menyerah, banyak kok yang berhasil, hanya saja anda belum ketemu orangnya, dan anda juga pasti akan berhasil.

Nyari trader itu emang sulit, bayangin aja hanya 3 % yang berhasil, jadi seperti nyari jarum di tumpukan jerami. Tapi pasti akan ketemu kok, yang penting pakai strategi kalau ketemu yang ngaku trader hebat, minta investor password yang atas namanya sendiri dari 1 tahun terahir dia trading, itu barometer dia trader hebat atau gaknya, kalau perlu minta yang 4 tahun terahir kalau dia punya. Saya pernah rugi, meskipun hanya 10.000 usd, tapi itu lumayan susah nyarinya, saya harus jaga dirumah sakit siang malam.

Dan Alhamdulillah, saya tidak terjebak terlalu lama dalam pencarian ilmu dan strateginya karena saya keburu ketemu trader hebat yang berhasil membuktikan kepada saya history akunnya dari 6 tahun yang lalu, dan beliau bahkan sudah pernah rugi sampai 30 milyar lebih, dan berhasil profit konsisten hingga saat ini dengan akun real 5 juta dollar. Bisa kebayang gak temen temen? Gimana saya tidak yakin, beliau berani ngasih saya investor password, dan alhamdulillahnya lagi beliau mau mengajarkan saya ilmunya, dan yang paling saya syukurin adalah saya berhasil nerapin ilmunya dan saya juga bisa profit konsisten meski baru dari 2019 sampai sekarang, dan sekarang kerugian saya sudah balik bahkan sudah untung berlipat ganda.

TUJUAN SAYA NULIS INI APA?
saya ingin berbagi, mengingatkan dan memberi semangat pada kita semua, semoga kita semua bisa dapat rejeki yang melimpah dari industri ini.

Tetap jaga kesehatan ya temen temen, pakai masker kemana mana, kalau bisa tetep stay at home, covid 19 tidak pandang bulu temen temen.....

Salam profit!!

Jumat, 19 Maret 2021

NQ100 MARCH

Trading NQ MARCH. Suksesnya luar biasa. Pengaruh terhadap apa  dan Volatile luar biasa. Jika coba main pair itu, apa yg perlu disiapkan 

Martin28 Feb 2018 @ Edy: Itu salah satu instrument trading selain forex, komoditi (termasuk emas) dan CFD. NQ termasuk produk futures yaitu indeks harga saham Nasdaq 100 yang adalah kontrak berjangka per 3 bulan. Sedangkan March adalah waktu jangka kontraknya yaitu untuk bulan Maret 2018. Jadi setelah Maret akan ada NQ Jun, kemudian NQ Sep dst. Sebagai contoh Anda bisa lihat spesifikasi indeks Nasdaq 100 futures di broker CME Group misalnya. Disitu dicantumkan untuk kontrak bulan Maret, Juni, dst. Produk ini sama dengan Hang Seng 33 (HKG 33), Nikkei 225 (JPN 225), Kospi dan Dow Jones 30 (USA 30) yang banyak ditradingkan oleh trader Indonesia dan ditawarkan oleh hampir semua broker. Mengenai volatilitas, HKG 33 dan Kospi lebih volatile, NQ 100 relatif tenang dan dengan trend yang stabil. Mulai awal bulan ini (Februari 2018) memang bergejolak, tidak hanya NQ tetapi semua indeks saham. Itu karena adanya gejolak pasar saham setelah mencapai rekor tertingginya. 

Baca juga: Nasdaq Capai Rekor Baru Di Tengah Kuatnya Penjualan Ritel Setelah menyentuh harga tertingginya di 7034.10 maka terjun bebas hingga 6156.00 dalam beberapa hari. Jadi pada bulan ini memang volatilitasnya tinggi. Berikut chart NQ 100 daily hingga kemarin:      

Kalau Anda berminat di indeks futures yang volatilitasnya super tinggi, bisa coba Hang Seng dan Kospi. Saya dulu pernah trading Hang Seng dan volatilitasnya memang luar biasa. Dow Jones dan Nasdaq masih kalah. Untuk persiapan trading, dari pengalaman itu full analisa teknikal. Untuk mengikuti berita-berita seputar perusahaan yang listing di bursa (fundamental) sangat lambat dan akan terlambat antisipasi. Selain itu trading jangka pendek dengan time frame M15 hingga H1 supaya bisa ngikuti pergerakan harganya, karena indeks saham ada sesi tradingnya, tidak seperti forex yang 24 jam. Kalau pakai time frame daily nggak main, Anda akan selalu terlambat entry..:) Indikator gunakan ema, Bollinger Bands dan RSI. Kalau berminat di Nasdaq, sebagai penunjang bisa membaca berita-berita seputar perusahaan teknologi yang listing di Nasdaq.

Baca selengkapnya di: https://www.seputarforex.com/tanya-jawab-forex/nq-march-126456

Pengertian dan Macam-macam Indeks Harga

Squad, apakah kamu menyadari jika harga-harga barang selalu mengalami kenaikan dan penurunan? Contohnya, harga daging ayam akan naik jika mendekati lebaran, semua orang membutuh daging ayam untuk dibuat opor. Contoh lainnya adalah harga cimol yang dulu sebungkus hanya dihargai Rp 500,- sekarang menjadi Rp 5.000,- per bungkus, karena kenaikan harga bahan pembuatnya. Nah, karena harga yang terus mengalami naik turun ini dibutuhkan indeks harga untuk membandingkan variable dalam dua kurun waktu yang berbeda.

Pengertian Indeks Harga

Indeks harga merupakan suatu ukuran statistik untuk menyatakan perubahan-perubahan harga yang terjadi dari satu periode ke periode lainnya. Di Indonesia, indeks harga ditetapkan dari hasil pengumpulan data oleh Badan Pusat Statistik (BPS)Nah, caranya masing-masing harga barang dan jasa diberi bobot (weighted) berdasarkan tingkat keutamaannya. Barang dan jasa yang dianggap paling penting diberi bobot yang lebih besar. 

 Baca Juga: Bentuk dan Lembaga Kerja Sama Ekonomi Internasional

Squad, Indeks harga ini sangat penting lho karenanya kita bisa tahu maju mundurnya suatu usaha, naik turunnya pendapatan, harga, dan sebagainya. Untuk lebih tahu tujuan indeks harga lihat gambar dibawah ya!

Tujuan Penghitungan Indeks Harga

Eits, indeks harga ternyata ada macamnya lho antara lain:

1. Indeks Harga Konsumen (IHK)

Sesuai dengan namanya indeks harga konsumen melihat perubahan harga barang dan jasa yang dikonsumsi dari waktu ke waktu. Indeks harga konsumen diambil dari data empat kelompok, yaitu kelompok makanan, perumahan, aneka barang, dan jasa. Oh iya, IHK ini digunakan oleh Badan Pusat Statistik sebagai indikator inflasi di Indonesia, lho. 

Indeks Harga KonsumsiIlustrasi indeks harga (Sumber: newarkadvocate.com)

2. Indeks Harga Perdagangan Besar/Indeks Harga Produsen

Indeks harga perdagangan besar merupakan angka indeks yang menunjukkan perubahan pada harga pembelian barang oleh para pedagang besar. Berbeda nih dengan indeks harga konsumen yang ditetapkan dalam satuan kecil, indeks harga perdagangan besar ditetapkan dalam ukuran/kuantitas borongan seperti hasil pertanian, hasil pertambangan, hasil industri, impor dan ekpor. 

Ilustrasi Indeks Harga Perdagangan BesarIlustrasi Indeks Harga Perdagangan Besar (Sumber: ekbis.sindonews.com)

3. Indeks Harga yang Diterima dan Dibayar Petani

Sesuai dengan namanya sudah tahu dong definisinya indeks harga jenis ini. Ya! Indeks harga yang diterima dan dibayar petani adalah indeks haga yang harus dibayar oleh pertani baik untuk biaya hidup maupun untuk biaya produksi termasuk juga biaya hipotek, pajak, upahOh iya rasio antara indeks harga yang dibayar dan diterima dalam waktu tertentu disebut dengan rasio paritas.

Indeks Harga yang Diterima dan Dibayar PetaniPetani (Sumber: suarapemredkalbar.com)

4. Indeks Harga Implisit

Hmm apa itu indeks harga implisit? Indeks harga jenis ini sebenarnya merupakan suatu metode untuk membandingkan pertumbuhan ekonomi nominal dengan pertumbuhan ekonomi riil. Perhitungan cara ini melibatkan semua barang yang diproduksi. Indeks harga implsit menjadi ukuran inflasi dari periode di mana harga dasar untuk perhitungan GNP riil digunakan sampai GNP sekarang lho. 

Bagaimana Squad sudah paham belum? Ternyata indeks harga sangat penting ya untuk kita bisa selalu mengontrol maju mundurnya usaha atau bahkan melihat maju mundurnya perekonomian bangsa kita. Nah, jika kamu ingin belajar lebih banyak lagi mengenai indeks harga atau bahkan materi ekonomi lainnya. Kamu bisa belajar dengan Ruangguru digitalbootcamp! Bersama tutor yang cakap dan selalu standby. Kamu bisa belajar di mana saja dan kapan saja! Gabung sekarang juga ya!

Referensi
Alam S. 2014. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga

Sumber Foto
Ilustrasi indeks harga. Tautan: https://www.newarkadvocate.com/story/money/markets/2018/08/23/what-does-mean-short-sell-stock/37513205/

Ilustrasi indeks harga perdagangan. Tautan: https://ekbis.sindonews.com/berita/1010996/35/pertumbuhan-ekonomi-zona-eropa-naik-04

Petani. Tautan: https://www.suarapemredkalbar.com/read/kayong%20utara/20102016/tahun-2016-kayong-utara-surplus-beras-hingga-26-ribu-ton

Sabtu, 13 Maret 2021

Jenis-Jenis Pola Candlestick Lengkap

Sebelumnya, kita telah mengetahui apa itu candlestick, yaitu salah satu jenis grafik harga (chart) untuk memetakan dan membaca pergerakan harga di pasar finansial secara teknikal. Setelah mengetahui pengertian candlestick secara umum, hal selanjutnya yang perlu diketahui adalah jenis - jenis pola candlestick. Grafik yang satu ini memiliki beberapa pola yang menarik untuk disimak.
Menurut bentuknya, ada 42 jenis pola candlestick. Banyak sekali, bukan? tapi jangan khawatir, cara membacanya terbagi menjadi 3 jenis pola candlestick yang lebih mudah untuk diingat dan dipelajari. Mari diingat bersama, 3 jenis pola candlestick itu adalah:

  1. Pola CanSingledlestick 
  2. Pola Candlestick Double
  3. Pola Candlestick Triple

Pembahasan mengenai jenis-jenis pola candlestick ini membutuhkan waktu yang cukup panjang, tetapi akan sangat bermanfaat untuk digunakan saat kita akan mengambil aksi dalam trading forex. Selain itu, karena metode candlestick diadopsi dari ilmu analisa teknikal Jepang, banyak pula istilah-istilah dari negeri Sakura tersebut yang digunakan.

Pola Candlestick Single

Sesuai namanya, single alias tidak ada pasangan. Pola candlestick tunggal ini terdiri dari satu ruas dan paling mudah untuk dilihat.

Yang termasuk dalam jenis pola candlestick single antara lain:

1. Spinning Top

Sinyal: Bullish atau Bearish tergantung posisi harga Open dan Close pada candle.
Akurasi: Rendah-Moderat.

Ciri khas Spinning Top adalah memiliki dua shadow memanjang di bagian atas dan bawah dengan body yang kecil. Ketidakpastian antara buyer dan seller menjadi fokus utama dalam candle ini. Grafik ini biasanya dianggap netral, karena dalam periode tersebut terjadi kebuntuan. Namun, perlu diperhatikan kapan waktu dari Spinning Top ini muncul. Jika muncul saat uptrend, artinya lebih banyak seller di pasar. Sebaliknya, jumlah buyer yang lebih banyak direpresentasikan oleh Spinning Top yang muncul saat downtrend.

Pola Candlestick Spinning Top

2. Marubozu

Sinyal: Bullish atau Bearish tergantung posisi harga Open dan Close pada candle.
Akurasi: Tinggi.

Secara harfiah, Marubozu artinya "si kepala botak". Di jenis pola candlestick yang satu ini, kita akan bertemu dengan body candle yang tidak mempunyai shadow, baik atas ataupun bawah. Sehingga hanya terlihat seperti kepala tanpa rambut. Marubozu menunjukkan sinyal pergerakan kuat dari salah satu sisi (buyer atau seller) yang kemungkinan akan berlangsung sampai beberapa periode ke depan. 

Marubozu Bullish dan Bearish

Pada Marubozu Bullish, harga Close selalu lebih tinggi dari Open, dan candle sama sekali tak bersumbu. Sedangkan pada Marubozu Bearish, harga Close selalu lebih rendah dari Open, tanpa sumbu.

Baca juga: Cara Menggunakan Pola Candlestick Marubozu

3. Doji

Sinyal: Konsolidasi.
Akurasi: Moderat-Tinggi.

Mirip dengan pola candlestick Spinning Top, tetapi pola Doji memiliki karakteristik yang lebih kompleks. Candlestick Doji memiliki body yang sangat tipis, bahkan hanya terlihat seperti garis, lantaran harga Open dan Close yang sama. Hal ini disebabkan karena antara seller dan buyer tidak ada yang mampu memegang kendali.

4 Tipe Candlestick Doji


Doji dibagi menjadi empat tipe, yaitu: Long Legged Doji, Dragonfly Doji, Gravestone Doji serta Four Price Doji. Namun, secara umum, Doji merupakan sinyal konsolidasi, dan untuk mengetahui kepastian arah pergerakan harga selanjutnya diperlukan konfirmasi dari bar candlestick berikutnya setelah doji. 

Baca juga: Formasi Candlestick Doji

4. Hammer

Sinyal: Bullish.
Akurasi: Moderat.

Dari poin keempat ini sampai dengan poin ke tujuh, kita akan berkenalan dengan pola candlestick yang memiliki bentuk sekilas sama. Dibutuhkan ketelitian untuk membacanya. Perhatikan gambar di bawah ini:


Pola Candlestick Hammer dan Hanging Man


Sesuai namanya, pola candlestick Hammer memiliki bentuk seperti palu. Dengan lower shadow yang panjang dan body yang kecil, pola ini mengindikasikan kondisi reversal bullish (pembalikan harga dari menurun menjadi naik) pada saat downtrend.

Yang perlu diingat, banyak indikasi lain yang perlu diperhatikan sebelum kita gegabah mengambil aksi order buy saat melihat candlestick Hammer. Antara lain:

  • Perhatikan panjang lower shadow, apakah 2-3x ukuran body candle yang asli?
  • Perhatikan sepanjang apa upper shadow. Untuk memenuhi syarat pola Hammer, upper shadow harus sangat kecil atau bahkan tidak ada sama sekali.

>>> Baca juga: Mengenali Pola Candle Hammer Bullish


5. Hanging Man

Sinyal: Bearish.
Akurasi: Rendah.

Sekilas mirip, tetapi posisinya tidak sama dengan candlestick Hammer; itulah pola candlestick Hanging Man. Berbentuk seperti orang yang digantung dan terletak di bagian atas sebuah chart, candlestick Hanging Man menunjukkan sebuah pembalikan harga bullish menjadi bearish, tetapi akurasinya rendah.


Jangan buru-buru mengambil sikap setelah melihat pola candlestick ini; tunggu dulu bagaimana Close pada candle berikutnya. Jika harga Close pada candle berikutnya memang lebih rendah lagi, maka dapat mengkonfirmasi kecenderungan reversal bearish.

Baca juga: Apa Itu Hanging Man?

6. Inverted Hammer

Sinyal: Bullish.
Akurasi: Rendah.

Ada Hammer, ada pula Inverted Hammer alias palu terbalik. Pola candlestick ini lazimnya menunjukkan sinyal Bullish, karena meski harga telah jatuh, tetapi buyer masih berhasil menutup sesi dekat dengan harga open. Namun, akurasinya rendah karena agak kontradiktif. Inverted Hammer memiliki upper shadow lebih panjang dari body yang secara intuitif seharusnya menginformasikan tekanan seller, tetapi di sini malah mensinyalkan harga akan naik

Inverted Hammer dan Shooting Star

7. Shooting Star

Sinyal: Bearish.
Akurasi: Moderat.

Sesuai dengan namanya, penampakan pola candlestick yang satu ini mirip seperti bintang jatuh. Shooting Star memiliki upper shadow yang panjang, dengan body berisi yang menghadap ke bawah. Jenis pola candlestick Shooting Star menunjukkan pembalikan harga menjadi menurun.

Baca juga: Pola Candlestick Shooting Star, Cara Ampuh Penanda Reversal

Setelah mempelajari pola candlestick single, kita beralih ke pembahasan yang lebih kompleks yaitu pola candlestick double. Di sini yang kita lakukan adalah memperhatikan tidak hanya 1 ruas body candle, tapi juga penampakan candle di sebelahnya.

Pola Candlestick Double

Ada banyak sekali pola candlestick double. Dua diantaranya yang paling terkenal memiliki kemiripan dan bersifat "engulfing" (menelan). Perhatikan gambar di bawah ini:


Pola Candlestick Bullish dan Bearish Engulfing


1. Bullish Engulfing

Sinyal: Bullish.
Akurasi: Moderat.

Ide nama pola candlestick ini muncul dari sifat bull yang "menelan" para bear. Perlu diingat kembali bahwa istilah dalam forex, bull artinya buyer, bear adalah sellerBullish Engulfing Candles memberikan sinyal akan terjadinya uptrend, ketika ada candle bearish yang diikuti oleh candle bullish yang lebih besar.Ini dikarenakan bahwa para bull (buyer) lebih kuat daripada bear (seller).

2. Bearish Engulfing

Sinyal: Bearish.
Akurasi: Moderat.

Dari namanya tentu kita dapat memperoleh pandangan awal bahwa Bearish Engulfing memiliki sifat yang berkebalikan dengan candlestick yang kita bahas sebelumnya. Bearish Engulfing mengindikasikan terjadinya downtrend. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah: candle bearish yang lebih besar, akan mengikuti candle bullish yang lebih kecil. Penyebabnya, para seller sanggup menahan laju buyer.

Baca juga: Trading Dengan Pola Engulfing Candle

3. Tweezer Bottoms dan Tweezer Tops

Sinyal: Reversal, bisa Bullish (Tweezer Bottoms) maupun Bearish (Tweezer Tops).
Akurasi: Moderat.

Selain pola candlestick Engulfing, juga ada pola candlestick Tweezer Bottoms dan Tweezer Tops. Mari kita fokus ke kata bottom (bawah) dan top (atas) karena kunci dalam membaca pola yang berbentuk seperti jepitan ini ada di sana.

Tweezer Bottom merupakan situasi ketika satu candlestick bearish kurang lebih sejajar dengan satu candlestick bullish; keduanya sama-sama memiliki lower shadow panjang, tetapi dengan upper shadow kecil atau tidak ada sama sekali. Tweezer Bottom juga dapat diikuti oleh doji. Perlu diingat bahwa panjang body pada kedua candle tak harus sama, tetapi nilai Low harus sama rendahnya. Tweezer Bottom juga dapat diikuti oleh Doji.

Sebaliknya, sebuah grafik candlestick bisa disebut sebagai Tweezer Tops apabila candle bullish bertemu dengan bearish dengan upper shadow memanjang di bagian atasnya, tetapi lower shadow sangat pendek atau tidak ada sama sekali. Panjang body pada kedua candle tak harus sama, tetapi nilai High harus sama rendahnya. Sebuah pola candle disebut dengan Tweezer Top menunjukkan bearish reversal saat terjadi uptrend, sedangkan candlestick Tweezer Bottom adalah pola bullish reversal ketika downtrend.

Baca juga: Deteksi Reversal dengan Pola Candlestick Tweezer Top dan Bottom

4. Pola Candlestick Harami

Sinyal: Reversal, bisa Bullish maupun Bearish.
Akurasi: Moderat-Tinggi.

Dalam bahasa Jepang, Harami bermakna "kehamilan". Disebut demikian karena pola candlestick Harami terbentuk dari dua candle di mana body (badan) bar kedua selalu berukuran lebih kecil dan berada di kandungan (dalam jangkauan) body candle pertama. 

Bar lebih kecil mengindikasikan pergerakan harga telah mencapai titik nadir dan kemungkinan besar sudah tidak mampu lagi meneruskan trend terkini. Semakin kecil bar kedua, maka semakin kuat pula prediksi bahwa reversal akan terjadi.

Baca juga: Mengenal Pola Candlestick Harami

Pola Candlestick Triple

Akhirnya sampailah kita ke jenis pola candlestick yang banyak dipakai oleh para trader karena akurasinya lebih tinggi, yaitu pola candlestick triple. Setelah sebelumnya kita telah mengamati candlestick single yang sendirian, candlestick double yang selalu berduaan, maka candlestick triple menghadirkan tiga candlestick yang memiliki karakter tertentu. Tapi jangan khawatir, kemunculan pihak ketiga di candlestick ini tidak membawa kekeruhan. Justru dia akan membantu kita untuk lebih membaca kondisi pasar.

Kompleksnya candlestick triple membuatnya jarang muncul, tetapi justru karena itu pulalah maka akurasinya lebih tinggi. Pola candlestick triple yang paling populer diantaranya:

1.Evening Star dan Morning Star

Sinyal: Reversal, bisa Bullish (Morning Star) maupun Bearish (Evening Star).
Akurasi: Tinggi.

Kemunculan Doji (candlestick dengan body yang sangat tipis seperti garis) diantara dua candlestick dengan body panjang adalah ciri khas utama pola Evening Star atau Morning Star.


Pada pola candlestick Morning Star, susunan yang muncul adalah bearish candle-doji-bullish candle dan terjadi pada posisi grafik downtrend. Pola candlestick Morning Star ini mengindikasikan waktunya menjalankan aksi beli (reversal bullish). Sebaliknya, pola candlestick Evening Star terjadi pada posisi grafik uptrend, dan mensinyalkan waktunya melakukan aksi jual (reversal bearish). Formasinya adalah bullish candle-doji-bearish candle. 

Pada Evening Star dan Morning Star, kita mengecek apakah pembalikan harga akan terjadi dengan melihat apakah candle ketiga menutup di atas titik tengah dari candle pertama. Perhatikan: penting untuk memastikan bahwa ketiga candle sudah terbentuk sempurna sebelum mengambil keputusan.

Baca juga: Pola Candlestick Morning Star dan Evening Star

2. Three White Soldier dan Three Black Crows

Sinyal: Konfirmasi Bullish (Three White Soldier) atau Bearish (Three Black Crows).
Akurasi: Tinggi.

Berbeda dengan pola-pola candlestick sebelumnya yang menunjukkan sinyal reversal, Three White Soldiers dan Three Black Crows digunakan untuk mengonfirmasi kekuatan arah trend terkini.

Pola Three White Soldiers terbentuk dari tiga candle bullish panjang yang mengikuti downtrend. Tiga prajurit putih ini digunakan untuk memastikan keadaan bullish, apalagi jika dia muncul setelah downtrend yang berkepanjangan dan periode singkat konsolidasi harga. Perlu diingat, candlestick kedua (posisi di tengah) harus memiliki ekor yang kecil atau bahkan tidak ada sama sekali.

Pola candlestick Three Black Crows adalah kebalikan dari Three White Soldiers. Pola Three Black Crows terbentuk ketika tiga candle bearish mengikuti uptrend yang kuat, dan mengindikasikan bahwa akan segera terjadi reversal.

>>>Baca juga: Trading dengan Three White Soldiers dan Three Black Crows, Tiga Candlestick Menguntungkan

3. Three Inside Up dan Three Inside Down

Sinyal: Reversal, bisa Bullish (Three Inside Up) maupun Bearish (Three Inside Down).
Akurasi: Tinggi.

Pola candlestick yang terakhir dari pembahasan kita adalah Three Inside Up dan Three Inside Down. Keduanya juga menandakan trend reversal. Polanya adalah bearish-bullish-bullish (untuk Three Inside Up), atau bullish-bearish-bearish (untuk Three Inside Down).

Three Inside Up terjadi setelah downtrend terbaru dan merupakan sinyal untuk reversal uptrend (pembalikan harga dari menurun menjadi naik). Candle pertama dalam pola adalah bearish candle dengan tubuh panjang. Selanjutnya diikuti oleh candle bullish yang melewati setidaknya titik setengah dari candle bearish pertama. Lilin ketiga dan terakhir melewati setidaknya tinggi lilin bearish pertama.

Pola candlestick Three Inside Down adalah kebalikan dari Three Inside Up. Dalam hal ini, pola Three Inside Down adalah indikator untuk reversal downtrend (pembalikan harga dari naik menjadi menurun) dan terjadi mengikuti uptrend terbaru. Candlestick pertama dalam pola adalah candle bullish dengan body yang panjang, candle kedua adalah candle bearish yang melewati setidaknya setengah dari titik candle bullish pertama. Sedangkan candle terakhir harus melewati setidaknya rendahnya candle bullish pertama.

Baca juga: Menggunakan Pola Candlestick Three Inside Up dan Three Inside Down.

Demikianlah penjelasan mengenai berbagai jenis pola candlestick yang sering muncul. Awalnya mungkin terasa membingungkan, tetapi seiring berjalannya waktu, para trader akan semakin mudah memahami saat melihatnya muncul di chart. Bagi trader pemula, apabila membutuhkan "jalan pintas" untuk menengok candle apa yang sedang terbentuk dan apa artinya, Anda dapat bookmark halaman ini ataupun mengunduh buklet Contekan Candlestick.